Postingan

DURASI PARALAYANG

Gambar
Durasi paralayang sangat bervariasi, mulai dari sekitar 10-15 menit untuk penerbangan tandem pemula (seperti di Batu/Puncak) hingga bisa lebih dari satu jam tergantung kondisi angin dan keahlian pilot, dengan rekor dunia bisa mencapai belasan jam; biasanya, untuk tur wisata, durasi terbang itu sendiri sekitar 10-35 menit dalam satu kali penerbangan.

PERAIHAN JUARA PARALAYANG DI TOKYO

Gambar
Atlet Paralayang muda asal Tulungagung, Damar Tetuko Harimurti (17 tahun) menunjukkan penampilan gemilang dalam ajang Fujinomiya Paragliding Accuracy Internasional Open yang diselenggarakan oleh Japan Hang and Paragliding Federation (JHF) di Asagiri, Fujinomiya, Jepang, pada 28-29 November 2025. Di tengah persaingan ketat antarnegara Asia, Siswa kelas 12 SMAN 1 Boyolangu tampil konsisten dan memborong sejumlah prestasi membanggakan, yaitu Juara 1 individuals (usia di bawah 26 tahun) dan Juara 2 individuals (overall) dengan mendapatkan 2 Medali Emas dan 1 Medali Perak. Ini adalah kali pertama Indonesia ikut dalam Kejuaraan Dunia Paralayang di Jepang. https://kemlu.go.id/tokyo/berita/siswa-sma-asal-tulungagung-sukses-borong-2-medali-emas-dan-1-perak-kejuaraan-dunia-paralayang-di-jepang-?type=publication

DAYA TARIK PARALAYANG

Gambar
Pengalaman paralayang dimulai dengan pengarahan keselamatan oleh instruktur berlisensi yang menjelaskan teknik dasar dan prosedur keselamatan. Kebanyakan orang terbang akan ditemani oleh seorang instruktur yang berpengalaman mengendalikan sayap paralayang. Dengan begitu, kamu bisa menikmati pemandangan dan sensasi terbang. Saat terbang, kamu akan menikmati pemandangan pantai yang luas, formasi batu yang menarik, dan hamparan pasir yang luar biasa dari udara. Dari atas, terlihat ombak yang menghantam pantai, pepohonan di sepanjang pantai, dan perkampungan sekitar. Pemandangan saat matahari terbenam dari ketinggian memberikan pengalaman visual yang menakjubkan dan tak terlupakan https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/wisata-paralayang-parangtritis-acc/414926

SEJARAH PARALAYANG

Gambar
Pada tahun 1988, seorang fotografer asal Perancis mengirimkan sebuah Parasut Paralayang ke Lody Korua, sebagai imbal jasa ditemaninya Tim Ekspedisi Perancis ke Pulau Seram. Setelah sekian lama tersimpan, parasut ini dipinjamkan kepada (alm) Dudy Arief Wahyudi, untuk selanjutnya dibawa ke Yogyakarta. Berbekal parasut ini, maka (alm) Dudy dan Gendon Subandono, mencobanya secara otodidak, dengan mempelajari buku manual yang ada, dan inilah perkembangan olahraga Paralayang di Indonesia. Parasut tipe Drakkar Everest ini pun menjadi parasut pertama yang kemudian dipergunakan untuk belajar banyak orang. Di awal perkembangannya, olahraga paralayang dikenal dengan sebutan olahraga terjun gunung. Kelompok Terjun Gunung Merapi yang didirikan di Yogyakarta menjadi salah satu penanda hadirnya komunitas olahraga dirgantara ini. Ada pula, turis asal Perancis lainnya, Bernard Fode (alm) yang akhirnya menetap di Bali, pada tahun 1990, dan memulai kegiatan terbang Paralayang di Pantai Timbis, Bali. Pa...

KEUNIKAN PARALAYANG DIBATU

Gambar
Keistimewaan wisata paralayang Batu tidak hanya terletak pada aktivitas olahraga saja, tetapi juga menyuguhkan panorama indah dari puncak gunung. Anda dapat menikmati pemandangan Kota Batu dari ketinggian, serta hamparan pegunungan hijau yang menyejukkan mata karena lokasinya di dataran tinggi. Meski rute menuju wisata paralayang Batu cukup menantang, tetapi jalan yang dilalui menawarkan pemandangan pegunungan yang memanjakan mata. https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/gayahidup/wisata-paralayang-batu

BIAYA PARALAYANG

Gambar
Biaya paralayang di Indonesia bervariasi, umumnya mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 1.000.000 per orang untuk paket tandem (terbang bersama instruktur), tergantung lokasi dan fasilitas tambahan seperti foto/video. Untuk paket lebih lengkap, seperti di Gunung Banyak (Batu) atau Puncak (Bogor), biayanya bisa mencakup tiket masuk lokasi dan layanan video GoPro. Contoh Rincian Biaya (Tandem): Puncak (Bogor): Sekitar Rp 450.000 - Rp 550.000 (WNI/WNA) + tiket masuk lokasi sekitar Rp 10.000-Rp 20.000. Gunung Banyak (Batu): Paket mulai Rp 400.000 (Basic) hingga Rp 800.000 (Explore), belum termasuk tiket masuk lokasi Rp 10.000-Rp 15.000. Paket VIP (Gunung Banyak): Mulai Rp 1.000.000, sudah termasuk penginapan, asuransi, dan fasilitas lainnya.

DESA WISATA PARALAYANG

Gambar
Wisata Paralayang dengan pemandangan pegunungan, di dukung Wisata Budaya dengan adanya peninggalan artefak berupa candi songgoriti serta kearifan lokal yang masih kuat, didukung fasilitas homestay dengan harga yang cukup terjangkau. Fasilitas: Areal Parkir Cafetaria Jungle Tracking Kamar Mandi Umum Kios Souvenir Kuliner Musholla Outbound Selfie Area Spot Foto Tempat makan Wifi Area https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/paralayang_1